Jumat, 15 Februari 2013

Budaya Jawa Unik ,“Demarenen” Ketika sang anak sakit menyambut bayi di keluarganya.



“Demarenen” Ketika sang anak sakit menyambut bayi di keluarganya.



 

                Budaya Jawa utamanya Jawa Tengah terkenal dengan sesuatu yang terkadang tak bisa dinalar oleh logika pada umumnya, bahkan terkadang  ilmu medis modern masih sulit mencernanya  ketika fakta menunjukkan kesembuhan seseorang  bisa  dicapai melalui hal yang berbau kepercayaan terhadap tradisi, mistik dan sangat berakar pada budaya.
                Contohnya adalah sebuah fenomena medis bernama “Demarenen” yaitu sebuah penyakit berupa panas tinggi pada anak, kadang disertai rengekan dan rewelnya sang buah hati, anehnya walaupun sudah diperiksakan ke dokter ataupun Puskesmas terdekat ternyata tak kunjung sembuh juga malah semakin menjadi.
                Biasanya para Ibu di Jawa Tengah khususnya di  Kabupaten Kendal  saat dihadapkan pada situasi ini akan segera “Instrospeksi”  dan mencari siapa diantara adik, kakak, atau keluarga baik dekat maupun jauh  yang sedang hamil .
                Menurut kepercayaan mereka sakitnya sang anak adalah karena dia sedang menyambut sang jabang bayi di keluarga besarnya, dan tak ada langkah medis yang mampu menyembuhkannya, salah satu cara penyembuhannya adalah dengan mendatangi sang kerabat yang sedang hamil tersebut kemudian si sakit dimintakan air untuk diminum, atau dimandikan oleh kerabatnya yang hamil itu, serta ketika pulang sang Ibu dari anak yang sakit itu meminjam selimut, atau   kain yang dipakai tidur oleh si hamil, aneh bin ajaib , Tuhan memberi kesembuhan dengan cara yang unik dan Demarenen pun sirna dalam satu atau dua hari.
Seorang Ibu yang tengah hamil memberikan air untuk diminumkan kepada anak kerabatnya yang terkena "Demarenen"
                Demarenen adalah salah satu fenomena alam sekaligus budaya yang tak lekang oleh waktu , hingga tahun 2013 ini budaya penyembuhan unik ini masih berjalan dan dengan mudah kita jumpai di wilayah Kabupaten Kendal, Dokter Widya Kandi Susanti MM.CD  Bupati Kendal yang sekaligus juga sebagai praktisi medis dan pemerhati budaya mengatakan inilah uniknya budaya di Kabupaten Kendal , “ Perawatan medis tradisional  yang dilakukan sejak jaman nenek moyang masih lestari , dan masyarakat menganggapnya sebagai salah satu kekayaan khasanah kearifan tersendiri berdampingan serasi dengan medis modern ,saling melengkapi ” papar dokter Widya.(Aryo Widiyanto)

1 komentar:

  1. Wow artikel budaya yg menarik..tapi belum ada penjelasan medisna ya?

    Oh iya tulisan ini kirim ke sini aja http://bit.ly/lombaTOM
    iseng-iseng nambah traffic. siapa tahu kalau beruntung dapet hadiah atau kenang-kenangan...

    BalasHapus