Rabu, 23 April 2014

Kayu Karet Untuk Furniture

Kayu Karet Untuk Furniture

Kami menyediakan kayu karet dari Sumatera , Lampung , Aceh, Palembang, Jawa Tengah, Jabar dan Jatim untuk bahan baku furniture  dengan kualifikasi :

Tebal : 26/32/38/ 46/ 58/ mm
Lebar: 6 Cm-12 Cm
Panjang : 70 Cm - 120 Cm
Bentuk : Papan  Roughsawn, Kering KD, MC Keluar Chamber 8 +-12, Vacuum.
Kayu Karet termasuk kayu keras yang kekerasannya diatas  Kayu Sengon, Density 650Kg/M3
Harga Per Kubik Rp 3.600.000. Non Tax
Pilih Pallet
Payment Term CAD
Furniture Grade 80% Lepas Hati.

Tertarik hub Astuti 081226523318

Kisah Niccolo Paganini dan biolanya

Mainkan Dengan Indahnya..

Kisah Niccolo Paganini dan biolanya 

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yg terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yg memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh, Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus.

Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya.

Kejadian yg sangat mengejutkan senar biolanya yg lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tapi dia tetap main.
Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri & berteriak, “Hebat, Hebat…”
Setelah tepuk tangan riuh memujanya,

Paganini menyuruh mereka untuk duduk.
Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat bermain dengan satu senar.
Paganini memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu.
Dengan mata berbinar dia berteriak,
“Paganini dengan satu senar”
Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya.
Penonton sangat terkejut & kagum pada kejadian ini.


Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan & semua hal yg tidak baik.

Secara jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada senar kita yg putus & segala sesuatu yg kita tidak dapat ubah.

Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yg putus dalam hidup Anda?

Apakah senar terakhir nadanya tidak indah lagi?

Jika demikian, saya ingin menganjurkan JANGAN MELIHAT KE BELAKANG,

mainkan senar satu-satunya itu,

mainkankanlah itu dengan indahnya.

TUHAN akan menolong Anda

Sumber : http://www.jualanbuku.com/2011/02/16/kisah-niccolo-paganini-dan-biolanya/#more-236 Posted by admin in : Cerita menggugah , trackback

Javanese Wedding Ceremony Images

Javanese Wedding  Ceremony Images

              Javanese people especially in Central Java in 2014 still keep a traditional wedding ceremony when they held a wedding for their offsprings, most all of them also respect the procession during the ceremony, check the foto below to see the uniqueness of Traditional Wedding Ceremony in Central Java, all these photo is a property of Aryo Widiyanto, Address : Jl Sriagung 234 Cepiring Kendal Jawa Tengah Indonesia, Twitter :@aryowidi   Facebook : Aryo Widiyanto Email:aryo_widi@yahoo.co.id

Minggu, 20 April 2014

Kayu Beech Import dari Perancis

Kayu Beech Import dari Perancis

Bentuk : Papan Oneside Unedge

KD, Steam.
Tebal : 26/32/38/50/60 mm
Lebar :12 Cm Up
Panjang : 2 Meter Up
Harga : $ 650 Sudah Ppn FOB Jakarta

Hub Aryo : 087747970200

Kamis, 17 April 2014

Kayu Karet Untuk Furniture

Kayu Karet Untuk Furniture

Kami menyediakan kayu karet dari Sumatera , Lampung , Aceh, Palembang, Jawa Tengah, Jabar dan Jatim untuk bahan baku furniture  dengan kualifikasi :

Tebal : 26/32/38/ 46/ 58/ mm
Lebar: 6 Cm-12 Cm
Panjang : 70 Cm - 120 Cm
Bentuk : Papan  Roughsawn, Kering KD, MC Keluar Chamber 8 +-12, Vacuum.
Kayu Karet termasuk kayu keras yang kekerasannya diatas  Kayu Sengon, Density 650Kg/M3
Harga Per Kubik Rp 3.600.000. Non Tax
Pilih Pallet
Payment Term CAD
Furniture Grade 80% Lepas Hati.

Minat hub :Astuti 081226523318

Original Civet Coffee

It Civet Coffee Original from Kendal Regency Central Java Indonesia

Kopi Luwak from Indonesia is often referred to as the best in the world, supposedly once been the Oprah Winfrey talk show host world-renowned events of America lifted the Oprah Winfrey Show complete with the story of the creation of a concoction of coffee ranging from cherry red fruit are eaten by  Civet then fermented in the animal's stomach and from coffee beans that have been fermented naturally it is processed in the traditional way that creates a hygienic then voila coffee flavor that is second to none, and of course expensive as well as world-class.

But of course, Oprah Winfrey never thought that the coffee they drink is not as sweet as the  fate Luwak coffee artisans especially in Kendal Regency Central Java Indonesia, there was a Yoga Basuki (40) aka Mas Aan, the District Sukorejo Kalibogor villagers who for three years trying to develop Kopi Luwak is genuine, original, pure and not mixed with instant coffee or regular coffee and those coffee really comes from the fermentation of the nocturnal animal's body.

Mas Aan learn from nature, he tried to create the approaching captivity Civet way of life in the wild, it could be said this is the only one in captivity Civet Kendal, recorded the results of his labor he has now tailed mongoose Ninety of the breeding results, according Aan, to able to successfully maintain and breeding the civet , the first good is based on a sincere desire to love animals, it is not exploitation in the sense not only make a profit regardless of the animal's health and way of life, there is no torture, diet cycle has set in which Civet eating coffee which occurred in May, June, J uly, August, and September, Aan has tips to optimize feeding coffee berries arranged two days of eating coffee and one day of fasting, in which the third Day of Luwak coffee is not eating at all but replaced with a banana fruit , Guava, Papaya, catfish fish protein intake, and if sick then traditional Civet fed lizards to stamina and Vanishing disease,

Aan also declined to give a protein intake of broilers chickens either alive or already finished because he thinks Broiler carcasses have a high chemical content and susceptible to bacteria if the carcass is given to the pet mongoose. In exchange he gave Snail, chicken eggs and not to drink milk because Luwak not given naturally in their habitat,His  Luwak never drink milk, this guy gives liquid palm sugar in addition to avoidance of dehydration as well as to reduce the stress which is common
"In principle, if the mongoose healthy fat and then fermenting the resulting coffee will be perfect, make perfect fermentation acid contained in coffee naturally eclipsed by protolitik enzymes in the body of Luwak" Aan said.

Aan can guarantee the authenticity and purity of Luwak coffee is produced by the farm, "The principle is that I want to restore the image of Indonesian Civet coffee is coffee and original quality of the natural fermentation of the Java programming language, not mix with other coffee" he said, to the efforts of enterprising Aan providing extension to farmers to help support the movement prohibit hunting in the wild civet, he also urged the farmers to preserve rare coffee grown Kendal residents are ancestors hundreds of years old where the Arabica type of coffee and tobacco aromas mixed Leberica it because supposedly planted on the slopes of Mount Perau , Mount Sindoro, and Mount Sumbing known for Srintil Tobacco which   super expensive price.

Civet Coffee products produced by Basuki farms of Yoga is divided into three variants namely Arabica, Robusta and Leberica, all three have in common is the viscosity of concentrated, pungent smell either when raw or prepared food, specifically for Leberica more like aroma when raw fruit Jackfruit but when it's brewed it will come out a little scent of tobacco. For the true connoisseur of coffee, there is a special flavor in pure Kopi Luwak coffee that is not contained in the usual, "Aroma and the stimulant gives  different effects, Civet coffee is more" sting "" Yoga said,

To fix the Basuki Yoga Price Crude is priced Arabica Coffee One Million Rupiahs, Eight Hundred Thousand Rupiahs for  Raw Robusta , Crude Leberica One Million Rupiahs , Arabica Roasting and Powders prepared fare makers Two Million Rupiahs, Robusta Roasting and Powder One Million Five hundred Thousand Rupiahs , and Leberica Roasting and Powder Two Million Five hundred Thousand Rupiahs .

Buyers are coming or ordering via phone coming from various parts of the country, especially from some classy cafes and also from overseas such as Taiwan, Morocco, the Middle East, the Netherlands, Germany and the United States and several other European countries "Usually they buy through the workforce working there and when leave was taken for by the by, but some are special order through our marketing network in Blackberry Messenger pin 21DC007F "Aan said.

Aan hope no government interest in coffee Luwaknya product development, during this time he saw the local government is less enthusiastic about promoting potential Kendal Coffee's "Though this is a genuine product Kendal, not until later if there are other areas or other countries such as Malaysia patenting Kopi Luwak, our new throe "added the man who resemble flawless Philippine boxer Manny Pacquiao this.

(Aryo Widiyanto, Tour Guide, Backpacker Traveller available in Facebook : Aryo Widiyanto, Email : aryo_widi@yahoo.co.id)

Ini Kopi Luwak Kendal yang Asli

Ini Kopi  Luwak Kendal  yang Asli 

Produk Kopi Luwak asli Kendal, murni  tanpa campuran
                Kopi Luwak dari Indonesia sering disebut sebagai  yang terbaik di dunia,konon  suatu ketika pernah Oprah Winfrey sang Host acara Talkshow ternama dunia dari Amerika mengangkatnya dalam acara Oprah Winfrey Show lengkap dengan  cerita proses terciptanya sebuah racikan kopi mulai dari buah cherry merahnya yang dimakan oleh binatang Luwak kemudian difermentasi dalam perut hewan itu dan dari biji kopi yang sudah terfermentasi secara alami itu diolah dengan cara tradisional yang higienis kemudian voila terciptalah sebuah citarasa kopi yang tiada duanya, dan tentu saja mahal serta berkelas dunia.
Yoga Basuki

Mas Aan saat meracik Kopi Luwaknya

Kopi Luwak Leberica, super mahal

Mas Aan memeriksa stok kopinya

Kopi Luwak jenis Robusta

Kopi Luwak jenis Arabica mentah

Kopi Luwak jenis Leberica saat masih dalam bentuk Feses

Kopi Luwak Jenis Leberica
                Namun tentu saja Oprah Winfrey tak pernah menyangka bahwa kopi yang diminumnya tak semanis dan senikmat nasib perajin kopi Luwak terutama di Kabupaten Kendal, tersebutlah seorang Yoga  Basuki (40) alias Mas Aan, warga desa Kalibogor Kecamatan  Sukorejo yang selama tiga tahun mencoba mengembangkan Kopi Luwak secara asli,orisinil, murni ,  bukan kopi instan atau dicampur kopi biasa  dan benar benar kopi yang berasal dari fermentasi ditubuh hewan nocturnal itu.

Mas Aan  belajar dari alam, dia berusaha membuat penangkaran yang mendekati  cara hidup Luwak dialam liar , bisa dikatakan ini adalah penangkaran Luwak satu satunya di Kabupaten Kendal, tercatat dari hasil jerih payahnya kini dia memiliki Sembilan Puluh ekor Luwak  dari hasil penangkarannya, menurut Aan, untuk bisa berhasil memelihara dan  menangkarkan luwak penghasil kopi  Luwak yang bagus adalah pertama didasari   keinginan yang tulus  mencintai binatang itu, tidak eksploitasi dalam arti tidak hanya mengambil untung tanpa memperdulikan kesehatan dan cara hidup hewan itu, tidak ada penyiksaan, pola makan diatur dimana Luwak punya Siklus memakan kopi yang  terjadi di bulan Mei, Juni,J uli, Agustus, dan September,  untuk mengoptimalkannya Aan punya kiat memberi  makan buah kopi  diatur dua hari makan kopi dan satu hari puasa, dimana dihari ketiga Luwak tidak makan kopi sama sekali tapi diganti dengan buah  Pisang , Jambu ,Pepaya, asupan protein ikan Lele, dan jika sakit maka secara tradisional Luwak diberi makan Kadal  untuk penambah stamina dan pelenyap penyakit.

Kopi Luwak hasil Produksi Aan Yoga Basuki.
Aan juga menolak memberikan asupan protein berupa  ayam  broiler baik dalam keadaan hidup ataupun sudah jadi bangkai karena menurutnya Ayam Broiler memiliki kandungan kimiawi tinggi serta rentan  terhadap bakteri jika bangkainya diberikan pada Luwak peliharaannya. Sebagai ganti dia memberikan Bekicot, telur ayam kampung dan untuk  minum Luwaknya tak diberi  susu karena secara alami di habitatnya Luwak tak pernah minum  susu, pria ini  memberikan cairan gula  aren yang selain sebagai penghindar dehidrasi juga untuk mereduksi stress yang biasa terjadi.

“ Prinsipnya jika  luwak gemuk  dan sehat maka fermentasi  kopi yang dihasilkan akan sempurna, fermentasi yang sempurna  menjadikan  asam yang terkandung dalam kopi secara alami dipudarkan oleh enzim protolitik di tubuh Luwak” papar Aan.

 Pria asli Sukorejo ini  berani menjamin keaslian dan kemurnian kopi Luwak yang dihasilkan oleh peternakannya, “ Prinsipnya adalah saya ingin mengembalikan citra bahwa kopi Luwak Indonesia adalah kopi berkualitas dan asli dari fermentasi alami binatang Luwak, bukan campuran dengan kopi lain” tegasnya,  untuk upaya itu Aan giat mengadakan   penyuluhan kepada para petani untuk ikut mendukung gerakan melarang perburuan Luwak dialam liar , dirinya juga menghimbau para petani untuk melestarikan kopi langka yang ditanam nenek moyang warga  Kendal yang sudah berumur ratusan tahun  dimana kopi berjenis Arabica dan Leberica  itu  tercampur  aroma tembakau karena konon ditanam di lereng Gunung Perau , Gunung Sindoro , dan Gunung Sumbing yang terkenal karena Tembakau Srintilnya yang berharga super mahal.
Produk Kopi Luwak  yang dihasilkan oleh peternakan dari Yoga Basuki ini terbagi menjadi tiga Varian yaitu  Arabica, Robusta dan  Leberica, ketiganya memiliki kesamaan yaitu kekentalan yang pekat, aroma yang tajam baik ketika mentah atau sudah  siap saji, khusus untuk Leberica aromanya ketika mentah lebih mirip buah Nangka namun ketika sudah diseduh maka akan keluar sedikit aroma tembakau .  Bagi penikmat sejati kopi, ada sebuah citarasa khusus di Kopi Luwak murni  yang tak terdapat di kopi biasa, “ Aroma dan efek stimulannya berbeda, kopi Luwak lebih “menyengat” “ tutur Yoga.

Untuk Harga Yoga Basuki mematok  Kopi  Arabica Mentah   dibandrol Satu Juta  Rupiah,         Robusta  Mentah  Delapan Ratus Ribu Rupiah,    Leberica Mentah  Satu Juta Limaratus Ribu Rupiah  , Arabica Roasting dan Bubuk   siap seduh Bertarif Dua Juta Rupiah,       Robusta  Roasting dan Bubuk  Satu Juta Limaratus Ribu Rupiah, dan   Leberica  Roasting dan Bubuk   Dua Juta Limaratus Ribu Rupiah.

Pembeli yang datang ataupun memesan via telepon berdatangan dari berbagai penjuru tanah air terutama dari sejumlah hotel dan kafe berkelas juga dari  luar negeri seperti Taiwan, Maroko, Timur Tengah, Belanda, Jerman dan  Amerika serta beberapa negara Eropa lainnya “Biasanya mereka membeli lewat para tenaga kerja yang bekerja disana dan saat cuti dibawa untuk oleh oleh, namun ada juga yang khusus memesan lewat  jaringan pemasaran kami di no telp 081914456950 ucapnya.

Aan berharap ada kepedulian pemerintah dalam pengembangan produk Kopi Luwaknya,selama ini dia melihat Pemda Kendal kurang antusias mempromosikan potensi Kopinya “Padahal ini adalah produk asli Kabupaten Kendal, jangan sampai nanti jika ada daerah lain atau negara lain seperti Malaysia mempatenkan Kopi Luwak, baru kita kelabakan” imbuh pria yang berparas mirip petinju Philipina Manny Pacquiao ini.

Aryo Widiyanto, Journalist,   Traveller , Backpacker, , Photographer, dan Abdi Negara, Blogger di aryowidiyanto.blogspot.com. Twitter di @aryowidi , Facebook :Aryo Widiyanto, email di : aryo_widi@yahoo.co.id )