Rabu, 18 Maret 2015

Nyedot Ganja Di Kamar Kos Pacar,Gepeng Di Ciduk Polisi



Nyedot Ganja di Kamar Kos Pacar, Gepeng diciduk.

                Peredaran Narkoba semakin marak beberapa waktu belakangan ini membuat resah warga Kendal, tak hanya menyasar kalangan berduit, kini narkoba terindikasi memasuki fase yang lebih mengerikan , merambah ke kalangan pelajar dan remaja.

                Polisi tak tinggal diam, Satuan Narkoba Polres Kendal terus mengintensifkan  pengintaian , penyelidikan dan penangkapan terhadap para pemakai dan bandar barang terlarang itu akibatnya salah seorang pemakai Narkoba bernama Feri Wijaya alias Gepeng Bin Sumari diciduk Polisi belum lama ini, kejadiannya bermula pada hari Kamis  13/3 sekitar jam setengah sebelas siang tersangka  Feri alias Gepeng kedapatan menghisap  atau  nyedot  Narkoba jenis Ganja di Kamar kos pacarnya yang bernama Ima Mugiyanti  yang terletak di Desa Sumber Rejo RT 03 RW 05 Kecamatan Kaliwungu Kendal , Petugas Satnarkoba mendapat barang bukti Narkotika Golongan 1 Jenis Ganja yang terbungkus kertas tisu warna putih didekat kasur, selain itu juga ditemukan tas plastik warna hitam yang berisi sebuah pipet, empat buah klip plastik bekas Shabu, satu buah alat hisap yang terbuat dari tutup botol air mineral, dan sebuah bungkus rokok yang dibalut lakban warna Coklat.


                Kapolres Kendal AKBP Harryo Sugihartono melalui Kasat Narkoba AKP Lilik mengungkapkan bahwa tersangka mengakui sebelum tertangkap  oleh petugas  dia mendapatkan  dan mengkonsumsi Ganja dan Shabu bersama dengan rekannya yang bernama Guruh Hadi Saputro alias Baron Tato  yang kini sedang diburu Polisi, “ Tersangka dijerat dengan pasal 111 ayat (1) subsider 127 ayat (1) huruf A Undang Undang RI No 35 Tahun 2009  Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling sedikit Empat Tahun dan paling lama Sebelas Tahun” Papar Lilik.

                KH Zaenuri pengasuh Pondok Pesantren  Botomulyo Kendal yang dikenal peduli penidikan memberikan apresiasi atas kinerja Polres Kendal tersebut, “ Kami menghimbau agar pelajar dan remaja lebih  waspada dan  jeli menghindari jerat sindikat Narkoba,kami berharap dengan semakin banyak pemakai Narkoba yang direhabilitasi maka akan semakin terbuka kesempatan untuk bertaubat, jika sudah ditangkap polisi tentu lain urusannya” tutur Kyai Zen.(Aryo Wd)
               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar