Senin, 14 Maret 2011

SAMPAH DI SUKOREJO

Sampah di Sukorejo
08 Agustus 2006
[Cetak] [Kirim ke teman] [Link]

Pengirim : Aryo Widiyanto AMd
Email : No Email


Jalan raya yang menghubungkan Weleri - Sukorejo Kendal menyimpan eksotisme tersendiri. Rute yang berkelok-kelok, di kanan kirinya terhampar sawah dan hutan nan hijau alami. Di sepanjang jalur juga terdapat berbagai objek wisata di antaranya Gua Bunda Maria, Ratu Besokor Weleri hingga yang paling terkenal, air terjun bertingkat tiga tertinggi di Jateng yaitu Curug Sewu.

Sukorejo tidak hanya terkenal karena budidaya anggrek hutan yang sukses dikembangkan oleh kelompok tani desa itu beberapa waktu lalu. Bahkan ular raksasa yang diklaim sebagai terbesar di Asia Tenggara juga ada di kompleks taman wisata Curug Sewu dan pernah dijadikan objek syuting kru MTV Amerika.

Namun di balik kemegahan, tersimpan sedikit cela yang akan mengganggu jika tak segera dibenahi. Persis di tengah jalur Sukorejo Weleri terdapat tempat penimbunan sampah di pinggir jalan yang menebarkan bau tak sedap. Tampaknya yang berwenang tak memikirkan kenyamana pemakai jalan.

Mereka terbiasa membuang sampah di lokasi yang sebenarnya areal hutan jati. Memang jika dicermati tiga lokasi pembuangan sampah terbesar di Kabupaten Kendal seperti Sukorejo, Boja dan Darupono, terletak persis di tengah hutan jati.

Celakanya para turis yang ingin mengunjungi Curug Sewu mau tak mau harus lewat pinggiran kubangan sampah tersebut dengan tikungan tajam khas Sukorejo. Ke depan semoga ada pemikiran yang lebih cerdas dari aparat agar masalah sampah mendapat penanganan yang lebih profesional.

Aryo Widiyanto AMd Jl Sri Agung 234 Cepiring, Kendal

Edisi Suara Merdeka - 08 Agustus 2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar