Minggu, 19 April 2015

Mbah Brow Yanuar,Empu Akik Yang Eksentrik



Mbah Brow Yanuar, Empu Akik yang Eksentrik.

                Mendengar kata Empu tentu dalam bayangan kita adalah seseorang berumur senja, berpakaian adat dengan jenggot putih panjang  membawa anglo berisi kemenyan berasap putih membubung manakala beliaunya sedang mengerjakan benda bertuah seperti Keris , Tombak, dan sejenisnya.

                Bayangan kita itu tak berlaku jika menyaksikan profil seorang ahli batu Akik bernama Yanuar (50) atau yang dikenal seantero Kendal sebagai Mbah Brow, penduduk desa Jambearum Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal Jawa Tengah, penampilannya bersahaja bahkan cenderung rocker banget, kadang bercelana kargo, T Shirt kutung, kalung army look,menghisap rokok klobot ,jemari bercincin akik dan  menaiki Vespa model kompeni , stylenya lebih mirip anggota grup Hell Angels pengendara Harley ala Amrik,namun   keahliannya memilih bahan , menggosok, memoles hingga terbentuk sebuah batu akik kualitas tinggi sudah diakui para penggila batu indah ini bahkan sebelum booming akik melanda beberapa waktu terkini.

                Minggu pagi 19/4-2015 saya menyempatkkan diri menyambangi rumah sekaligus workshop pembuatan akiknya yang terletak di Desa Jambearum RT 03 RW 03 Kecamatan Patebon Kendal atau tepatnya jika dari arah timur (Semarang) dari plang batas kota Kendal ada jalan kecil beraspal belok kiri, lurus lalu ada pos kamling belok kiri, nah disitulah rumah Mbah Br0w Yanuar.

                Di wisma yang asri karena sebelahnya adalah kebun yang dialih fungsikan jadi hutan mahoni , Mbah Brow tinggal bersama sang istri Ibu Kundari dan putrinya Ninik, keduanya mensupport penuh kegiatan sang kepala keluarga, bahkan Ninik yang masih duduk di bangku SMA enggan dolan atau bermain tak tentu arah , dirinya lebih suka menjadi asisten ayahnya ketika sedang berkutat dengan pekerjaannya, di rumah itu pula terpajang sejumlah koleksi akik kualitas tinggi mulai dari Aquamarine, Giok Aceh, Bacan, Pasir Emas, adapula koleksi mata uang Belanda kuno jaman penjajahan, gigi ikan hiu dan kuku hewan Macan yang terpajang apik dibingkai dalam sebuah etalase mini.


                Kesehariannya mbah brow adalah supervisor sebuah perusahaan Bus Malam yang dipercaya pimpinannya untuk mengawasi keluar masuk armadanya, di waktu luang  ketika pagi hingga sore sebelum kerja dirinya menyempatkan untuk menekuni hobi yang sudah puluhan tahun digelutinya, Batu Akik.

                “ Mencari bahan , menggosok hingga membuat akik berkilau ini sudah saya lakoni sejak bujangan, dulu semasa belum ada mesin penggosok, saya mengolah  akik secara manual mulai dari memotong bahan batu, membentuk, menggosok semuanya memakai alat tradisional, syukurlah sekarang ada mesin yang mempermudah pekerjaan “tuturnya sembari menghisap sigaret.

                Unik sekali orang ini, kreatif, bahkan mesin penggosok dan pengkilau yang biasanya orang lain membeli di toko, dia malah berinisiatif membuat sendiri dari bekas dinamo mesin cuci istrinya yang tak terpakai dirakit hingga terciptalah mesin pengolah akik lengkap dengan infus (bener bener infus dari rumah sakit..!!) yang digunakannya bekerja dirumah. Hebat.

                Mbah Brow mengatakan jika dalam mengolah bahan batu hingga terbentuk akik yang berkualitas dibutuhkan sebuah seni dan tehnik tersendiri, “ Hati harus tenang, konsentrasi tinggi dan tehnik penggosokan harus benar terjaga, melamun sedikit saja, jari kita jadi taruhan tersikat mesin gerinda” paparnya sembari mempraktekkan cara menggosok akik kepada beberapa “Cantrik” alias orang orang yang berminat mempelajari cara mengolah akik, cantriknya ini juga unik, diantaranya ada yang dari luar provinsi , luar daerah, sopir bus malam, bahkan pegawai negeri rela jauh jauh datang untuk belajar pada dia.



       Pria pehobi touring Vespa ini tak secara full komersial jual beli akik, lebih pada bisnis untuk persaudaraan, kliennya pun datang dari berbagai kalangan mulai dari pehobi pemula, penyuka akik untuk ajimat yang biasanya “memeriksakan” akik yang baru didapatnya “ beberapa pehobi berat dari Pemkab, TNI dan Polri bahkan ada sejumlah perwira yang mempunyai bordir lambang melati berjumlah dua dan tiga di pundaknya pun menyempatkan diri dolan kerumah mbah Brow hanya untuk menggosokkan akik atau mencari emban yang pas bagi koleksinya.

                Mbah Brow Yanuar sebuah potret ahli benda seni yang sederhana dan bersahaja, terkenal karena sistem marketing dari mulut ke mulut, kedepan akan semakin jarang profil semacam pria ini , gerusan jaman yang membuat semuanya menjadi komersial akan mengeliminir figur seperti mbah Brow yang dibalik sangarnya penampilan tetap mengutamakan kejujuran dan persaudaraan dalam bekerja, tertarik mengenal mbah Brow lebih dalam, silahkan call beliau di 081390053777.

2 komentar: