Kamis, 08 Oktober 2015

Belajar Dari Pak BJ Habibie



Belajar Dari Pak BJ Habibie

            Saat membuka kliping koran Kompas Jumat 14 Agustus 2015, saya menemukan sebuah artikel keren tentang kegigihan Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie , Mantan Presiden Republik Indonesia yang tersohor sebagai seorang ilmuwan yang membidangi seluk beluk pesawat terbang.


            Artikel Kompas itu bercerita bahwa Pak Habibie  mempunyai Ibunda yang semasa hidupnya  pernah bersumpah untuk membiayai kehidupan dan pendidikan anak anaknya dengan tangannya sendiri, Sumpah itu disampaikan saat ayah Habibie meninggal pada usia muda.

            “Karena sumpah itu, meskipun saya dapat beasiswa, saya tidak diberi izin, saya belajar ke Aachen Jerman dengan biaya ibu, saya membawa 375 Mark (Mata Uang Jerman) untuk buku dan 200 Mark untuk pakaian pada tahun 1954 dengan paspor hijau warga biasa, bukan paspor warna biru” tutur pak Habibie.

            Karena dibiayai dari tangan ibunya, kiriman biaya kuliahnya kerap telat,  “Tidak bisa naik bus, saya kerap jalan kaki, pernah suatu kali saya kelaparan, tidak ada Masjid, saya masuk Gereja Katholik, disana saya Shalat” katanya mengenang.

            Artikel itu masih saya simpan didekat bantal diatas kasurku, dengan harapan untuk memotivasi diri dan keluargaku, sangat luar biasa mencerahkan.

            Bersyukurlah anda, saya dan kita yang bisa menempuh pendidikan dengan biaya yang mudah, fasilitas negara atau bahkan mendapat beasiswa, namun terkadang sifat manusia biasa adalah pelupa dan jarang mensyukuri nikmat dari Allah, terkadang kita lalai menganggap belajar dan kuliah adalah sebuah hal yang biasa, padahal diluar ada banyak Habibie Habibie baru yang berjuang dan bertarung memperjuangkan kualitas dirinya dengan menuntut ilmu dengan fasilitas seadanya, tapi saya yakin para pejuang itu dimasa datang akan memetik hasil  baik seperti Bapak BJ Habibie yang  mengenang kisah manisnya bergulat melawan kesusahan saat menempuh pendidikan dengan senyum tersungging di bibir.

            Mari saudaraku, tetaplah bersemangat dan teruslah belajar memperoleh ilmu pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas hidup, Have a nice study dan goodluck.


Aryo Widiyanto, Journalist,   Traveller , Backpacker, Photographer, Blogger di aryowidiyanto.blogspot.com. Twitter di @aryowidi dan Abdi Negara, Facebook :Aryo Widiyanto

Gambar Courtessy dari : www.redbubble.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar