Kamis, 27 Januari 2011

Perpustakaan Sekolah

Kebetulan setiap pagi saya mengajar Bahasa Inggris di dua SD di Kendal sebagai sambilan. Dari pengalaman tersebut saya mendapati bahwa di setiap SD ternyata punya potensi baik di bidang perpustakaan. Ketika ke perpustakaan sekolah, tanpa sengaja saya menemukan berbagai buku cetak dari tahun 80-an di antaranya berjudul ”Tinggi gizinya murah harganya” karya Riana Dewi penerbit Dewisari.

Buku tersebut berisi tentang manfaat sayuran dan cara menanamnya. Kemudian ada lagi ”Anak Berhati baja” karya Adhy Asmara dr yang mengisahkan perjuangan anak Indonesia menghadapi hidup. Juga buku ”Sadar Berprestasi” karya Sonny.S bertutur dan memotivasi pelajar untuk berprestasi di bidang olahraga.

Kondisi buku sudah tua, sebagian robek serta dimakan rayap. Tentu hal tersebut tak lepas dari tahun pencetakannya yang tertulis dengan kalimat : ”Milik Negara tidak untuk diperdagangkan Inpres no 6 tahun 1984.” Namun perlu diacungi jempol bahwa di beberapa SD, buku tersebut masih tetap terawat baik.

Pemkab Kendal sendiri melalui Perpustakaan Umum sudah berupaya memberi bantuan kepada sekolah dengan buku-buku baru seperti di SD Podosari yang menerima bantuan pinjaman 100 buku. Namun alangkah bijak seandainya bantuan buku baru itu diimbangi dengan perawatan buku lama di seluruh SD di Kendal.

Paling tidak dari Dinas Pendidikan mengadakan inspeksi untuk memantau perpustakaan di tiap sekolah, sebab dengan perpustakaan sekolah yang berkualitas maka tercipta pula budaya membaca yang bermanfaat bagi kehidupan generasi penerus.

Aryo Widiyanto
Jl Sri Agung 234 Cepiring, Kendal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar